BREAKING:
Russia says the US and Israel want to destroy the Iranian government because it refused to follow their diktats.
#war
BREAKING:
Russia says the US and Israel want to destroy the Iranian government because it refused to follow their diktats.
#war
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Kamis (29/1/2025) di zona merah pada level 8.232. Berdasarkan data RTI Business, IHSG terkoreksi 88,35 poin atau melemah 1,06 persen.
Pelemahan indeks dipicu oleh dominasi saham yang turun, dengan 521 saham melemah, 214 saham menguat, dan 72 saham stagnan. Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak di rentang 7.481 hingga 8.296 dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp14.950 triliun.
Aktivitas transaksi tercatat cukup aktif. Sebanyak 99,19 miliar saham diperdagangkan melalui 4,93 juta transaksi dengan nilai mencapai Rp68,17 triliun.
Secara teknikal, tekanan jual masih membayangi pergerakan IHSG. Namun, peluang rebound tetap terbuka apabila indeks mampu bertahan di atas level support terdekat.
Baca selengkapnya : https://sinyalekonomi.com/saha....m/ihsg-berakhir-di-z
Awal 2026 jadi momen bersejarah bagi dunia teknologi. Nvidia resmi menjadi perusahaan teknologi dengan nilai pasar terbesar di dunia, mengalahkan Apple dan Microsoft. 📈
Lonjakan ini didorong oleh dominasi Nvidia di chip AI dan GPU berperforma tinggi yang jadi tulang punggung pusat data, cloud computing, dan pengembangan kecerdasan buatan. Hampir semua teknologi AI besar saat ini bergantung pada infrastruktur Nvidia. 🤖💡
Kesuksesan Nvidia menandai pergeseran era teknologi global — dari produk konsumen ke penguasaan AI dan infrastruktur digital. Nvidia kini bukan sekadar pembuat chip, tapi pemain utama masa depan teknologi. 🌍⚡
Baca selengkapnya : https://sinyalekonomi.com/bisn....is/nvidia-perusahaan
Meta kembali jadi sorotan ⚠️
Perusahaan induk WhatsApp ini digugat oleh penggugat internasional atas dugaan pelanggaran privasi pengguna.
Meta selama ini mengklaim WhatsApp menggunakan enkripsi ujung-ke-ujung, yang membuat pesan hanya bisa dibaca oleh pengirim dan penerima. Namun dalam gugatan terbaru, Meta dituduh masih menyimpan dan berpotensi mengakses isi obrolan pengguna.
Meta membantah keras tuduhan tersebut dan menyebut gugatan ini tidak berdasar. Kasus ini pun memicu kembali perdebatan soal keamanan data dan privasi digital di era aplikasi pesan instan.
Baca selengkapnya : https://sinyalekonomi.com/tekn....ologi/meta-digugat-t
#escn #escnmedia #beritatechnology
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, dilaporkan mencermati dengan serius konflik antara Iran dan koalisi Amerika Serikat–Israel sebagai bahan pelajaran strategis bagi negaranya.
Ketegangan meningkat setelah serangan militer gabungan AS dan Israel pada 28 Februari 2026 yang dilaporkan menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei. Peristiwa ini memicu spekulasi bahwa negara lain yang berseberangan dengan Washington, termasuk Korea Utara, bisa menjadi target berikutnya.
Namun sejumlah analis menilai kemungkinan serangan militer terhadap Korea Utara jauh lebih kecil dibandingkan Iran. Salah satu faktor utamanya adalah kemampuan nuklir Pyongyang yang dinilai lebih maju dan menjadi alat penangkal utama terhadap serangan eksternal.
Direktur Program Akademi di Korea Economic Institute, Ellen Kim, menyebut opsi militer terhadap Korea Utara akan sangat berisiko bagi Amerika Serikat. Selain kemampuan nuklir, Pyongyang juga memiliki hubungan dekat dengan China dan Russia yang dapat menjadi faktor penahan bagi kemungkinan operasi militer.
Pandangan serupa disampaikan anggota parlemen Korea Selatan dari Democratic Party of Korea, Park Jie-won. Ia menilai konflik di Timur Tengah justru dapat memperkuat keyakinan Kim Jong-un mengenai pentingnya senjata nuklir sebagai alat pencegah.
Meski demikian, pejabat AS menegaskan bahwa langkah militer terhadap Iran juga dimaksudkan sebagai sinyal bagi negara-negara yang memiliki ambisi nuklir. Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, menyatakan tindakan tersebut memberikan pesan strategis kepada para lawan Amerika Serikat yang tengah mengembangkan kemampuan nuklir.
Baca selengkapnya: https://sinyalekonomi.com/poli....tik/kim-jong-un-amat